Kalkulator Standar Deviasi
Untuk data 2, 4, 4, 4, 5, 5, 7, 9, rata-ratanya 5, standar deviasi populasinya 2, dan standar deviasi sampelnya 2,138.
Cara memakai
- Tempel atau ketik angka Anda. Koma, spasi, titik koma, dan baris baru semuanya bisa jadi pemisah, jadi tulis desimal dengan titik (misalnya 2.5).
- Pakai standar deviasi sampel jika angka Anda adalah sampel dari kelompok yang lebih besar, atau nilai populasi jika angka itu mencakup seluruh kelompok.
- Buka Tampilkan langkah untuk melihat setiap nilai, jaraknya dari rata-rata, dan kuadrat jaraknya.
Cara menghitung
Rata-rata: x̄ = Σx ÷ n. Simpangan tiap nilai adalah x − x̄, lalu simpangan itu dikuadratkan dan dijumlahkan.
Varians populasi σ² = Σ(x − x̄)² ÷ n, dan standar deviasi populasi σ adalah akar kuadratnya.
Varians sampel s² = Σ(x − x̄)² ÷ (n − 1). Membagi dengan n − 1 (koreksi Bessel) mencegah sebaran populasi yang lebih besar ditaksir terlalu kecil. s adalah akar kuadratnya.
Pertanyaan umum
Pakai standar deviasi sampel atau populasi?
Pakai populasi jika data Anda mencakup semua anggota kelompok, misalnya semua siswa dalam satu kelas. Pakai sampel jika data hanya sebagian yang ingin Anda generalisasikan, yang biasanya terjadi pada survei dan eksperimen.
Kenapa nilai sampel lebih besar?
Karena dibagi n − 1, bukan n. Pada data yang sedikit perbedaannya terasa, dan makin kecil seiring n bertambah.
Kenapa standar deviasi sampel tidak muncul untuk satu angka?
Dengan satu nilai, n − 1 sama dengan nol, jadi rumus sampel tidak terdefinisi. Nilai populasinya 0.