Kalkulator Wallpaper Dinding
Ruangan ditutup dengan lajur vertikal: lajur yang dibutuhkan = lebar dinding / lebar roll, dibulatkan ke atas, dan roll = lajur / lajur per roll, dibulatkan ke atas. Untuk motif, panjang lajur dibulatkan ke atas ke satu pengulangan motif utuh.
Cara memakai
- Pilih meter dan sentimeter, atau kaki dan inci.
- Isi lebar setiap dinding dan tinggi plafon.
- Tambahkan pintu dan jendela, lalu lebar roll, panjang roll, dan jarak ulang motif yang tertera di label (roll umum di Indonesia berukuran 53 cm x 10 m).
Cara menghitung
Dinding ditutup dengan lembaran vertikal. Panjang lembaran sama dengan tinggi dinding, dibulatkan ke atas menjadi kelipatan jarak ulang motif jika wallpaper bermotif. Lembaran per roll = panjang roll ÷ panjang lembaran, dibulatkan ke bawah.
Lembaran yang dibutuhkan = lebar dinding yang ditutup ÷ lebar roll, dibulatkan ke atas. Pintu dan jendela mengurangi lebar yang ditutup sebesar luasnya dibagi tinggi dinding. Roll = lembaran ÷ lembaran per roll, dibulatkan ke atas.
Hasilnya perkiraan. Jendela baru benar-benar menghemat wallpaper jika satu lembar penuh jatuh di area jendela, jadi sebaiknya beli satu roll cadangan, terutama untuk wallpaper bermotif dari satu nomor produksi.
Pertanyaan umum
Apa itu jarak ulang motif?
Jarak vertikal sampai motif mulai berulang. Makin besar jaraknya, makin banyak sisa potongan karena setiap lembar harus pas dengan lembar sebelumnya. Wallpaper polos jarak ulangnya 0.
Mengapa roll bermotif menutup dinding lebih sedikit?
Setiap lembar dipotong sesuai kelipatan jarak ulang motif, jadi sisa potongan yang masih cukup untuk wallpaper polos terbuang.
Apakah plafon atau plint ikut dihitung?
Pakai tinggi yang benar-benar akan ditempeli wallpaper. Ukur dari plint sampai plafon atau list dinding.
Apakah roll ganda sama dengan roll tunggal?
Isi panjang sebenarnya yang tercetak di label. Roll ganda hanya lebih panjang.